Surabaya, Delikjatim.com – Komunitas Muda-Mudi Surabaya (KMS) mengunjungi kantor Yatim Mandiri cabang Surabaya sebagai bagian dari silaturrahmi untuk membangun sinergitas kedua belah pihak, Rabu (27/10/2021).
Perwakilan Muda-Mudi Surabaya (KMS), Prasetyo menjelaskan, kunjungan kali ini selain silaturrahim juga berdiskusi tentang beberapa program yang barangkali dapat disinergikan kedepannya.
“KMS fokus bidangnya di Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat terutama Kemandirian Pangan yang meliputi urban farming dengan bertanam di pot verty memanfaatkan lahan sela, pengolahan limbah rumah tangga (jelantah dan popok), pemberdayaan masyarakat di kampung Telang dan kampung verti”, ungkap Prasetyo.
Masih dengan Prasetyo, KMS juga mengenalkan beberapa program kerja diantaranya :
Urban Farming meliputi :
- Edukasi tentang bertanam, memanfaatkan lahan sela dengan metode Vertikultur, Polybag, Hydroponik.
- Pelatihan pembuatan Pot Verti. 3. Pelatihan menanam dengan menggunakan pot verti.
- Pendampingan hydroponik.
- Menjual hasil tanaman sayur kepada masyarakat sebagai bentuk sosiopreneur.
- Menggandeng lembaga maupun instansi untuk mengoptimalkan program urban farming di kampung-kampung.
- Membuat taman kemandirian pangan.
Olah Limbah meliputi :
- Olah Limbah Jelantah.
- Olah Limbah Popok bekas.
- Olah Limbah Rumah Tangga.
- Pelatihan dan Pendampingan.
- Sosiopreneur menjual hasil olahan limbah.
- Olah limbah bata ringan.
- Membuat produk Pot Relief.
Pusaka meliputi :
- Mengangkat potensi kearifan lokal kampung menjadi salah satu tempat wisata yang bernuansa edukasi.
- Melakukan pendampingan dan pelatihan.
- Dua kampung yg siap di promosikan menjadi kampung wisata edukasi (kampung Telang, Kampung Verti).
“Dari rangkaian yang kami jelaskan, mudah-mudahan program ketahanan pangan dengan bercocok tanam dilahan sela perkotaan dengan menggunakan pot verty bisa disinergikan dengan pihak Yatim Mandiri, terlebih program pemulihan pasca pandemi dengan kemandirian wirausaha dan pangan masyarakat kota Surabaya atau barangkali bisa disinergikan untuk para donatur Yatim Mandiri”, harap Prasetyo.
Di tempat yang sama, Kepala Yatim Mandiri cabang kota Surabaya, Miftahur Rohman sangat mengapresiasi kunjungan pihak KMS dalam rangka sinergitas dengan pihak Yatim Mandiri, dimana KMS selalu ingin belajar dan berusaha bersinergi dengan komunitas maupun lembaga-lembaga yang lain.
“Yatim Mandiri saat ini sudah membuka diri, makanya tema di tahun 2021 adalah kolaborasi. Kami ingin bergandengan, kerja sama, berusaha ingin membantu lembaga-lembaga yang mau berkembang, mungkin dengan bidang yang berbeda, kita akan bantu. Sudah ada beberapa komunitas maupun lembaga yang ingin belajar bagaimana cara menggali dana, mengurus legalitas supaya lembaga tetap eksis”, ungkap Miftah.
“Saya sangat tertarik dengan program lingkungan KMS mengenai ketahanan pangan, terutama memanfaatkan lahan sela dengan bertanam memakai pot Verti. Mudah-mudahan dengan pertemuan ini kedepannya kita bisa bersinergi, kita bantu mendampingi pihak KMS supaya dapat maju dan berkembang bersama-sama”, harap Miftah.
(Yuda).
Editor : Redaksi

















