Jember, Delikjatim.com – Beredarnya Video mobil rescue relawan kabupaten Jember yang ditawarkan karena tidak bisa difungsikan berbuntut panjang.
Nur Kholis, koordinator Taruna Siaga Bencana Jember mengklarifikasi hal tersebut, ia meminta maaf atas nama relawan yang menyebarkan video tersebut hingga meluas.
Orang nomer satu di satgas Tagana Jember ini mengakui, bahwa yang merekam dan menyebar video tersebut belum sempat dapat informasi bahwa Dinas Sosial kabupaten Jember akan memperbaiki mobil tersebut ke bengkel.
“Jadi begini, Kami sudah melaporkan kondisi kerusakan mobil tersebut ke kantor. Hanya saja ada kesalahpahaman, yang pada akhirnya muncul video sebagai reaksi kekecewaan teman-teman karena pada saat itu ketika hendak turun lapangan, tidak bisa ke lokasi bencana karena mobil dalam kondisi rusak. Namun dibalik itu ternyata, mobil sudah siap dikirim ke bengkel untuk dilakukan perbaikan” kata Nur Kholis dalam konfirmasinya Selasa malam, (23/11/2021).
Atas kegaduhan ini Kholis (sapaannya) memohon maaf kepada masyarakat dan Dinas Sosial.
“Saya tidak menyangka akan seperti ini dampaknya, semua menjadi gaduh. Kami benar-benar mohon maaf, khususnya kepada pihak yang dirugikan atas kejadian ini ” ucap Kholis menyesali.
Sebelumnya, video berdurasi 25 detik itu beredar di grup-grup aplikasi Whatsapp, dengan menginformasikan kondisi mobil Rescue unit operasional kebencanaan Dinas Sosial Tagana kabupaten Jember rusak dan terabaikan.
Suara pria dalam video tersebut diduga anggota Relawan Tagana Dinsos kab Jember berinisial AB.
“Ini om, mbak-mbak, bapak-bapak, ibu-ibu, mas-mas, mungkin berkenan Ford Ranger mobil rescue Jember, daripada mangkrak, Minus klaher Coplak dijual ini” diantaranya dari suara yang ada dalam video tersebut. (Syaiful).
Editor : Redaksi

















