Surabaya, Delikjatim.com – Guna mewujudkan anak-anak yang Hafidz Qur’an, Komunitas Go Hijjamah Peduli dan Sahabat Palestina Memanggil mendonasikan Mushaf Al-Qur’an kepada anak-anak binaan Rumah Pintar Matahari (RPM) yang merupakan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dibawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan Surabaya di Shelter Makam Karang Tembok, Jum’at (12/11/2021).
Perwakilan Komunitas Go Hijjamah Peduli dan Sahabat Palestina Memanggil, Ustadz Abu Nafilah menjelaskan, bahwasanya salah satu program dari teman-teman lintas komunitas adalah ingin membentuk karakter anak-anak supaya cinta kepada Al-Qur’an yaitu dengan cara membagikan Al-Qur’an kepada peserta didik, anak yatim, maupun dhuafa.
“Alhamdulillah, kami dapat mendonasikan sekitar 30 Mushaf Al-Qur’an kepada anak-anak binaan RPM di shelter musholla makam karang tembok, harapan kami, mudah-mudahan dari beberapa atau hampir seluruh anak-anak didik ada yang menjadi penghafal Al-Qur’an”, papar Ustadz Abu Nafilah.
Masih dengan Ustadz Abu Nafilah, In syaa Allah sekitar bulan Januari 2022, rencananya kami juga akan ada program launching Rumah Sehat dan Rumah Qur’an di wilayah Surabaya. Jadi tidak hanya memberikan pendidikan Qur’an saja, namun juga memberikan pendidikan ilmu Thibun Nabawi atau kesehatan ala Rasulullah.
“Pendanaan kami murni dari donasi, banyak teman-teman yang memiliki kelebihan rejeki dan tertarik untuk ikut program tersebut, silahkan bilamana ada Masjid, Yayasan, maupun Komunitas yang ingin bergabung, dengan tangan terbuka kami persilahkan”, tutup Ustadz Abu Nafilah.
Ditempat yang sama, perwakilan Rumah Pintar Matahari, Warsono, sangat mengapresiasi salah satu program dari teman-teman Komunitas Go Hijjamah Peduli dan Sahabat Palestina Memanggil yang telah mendonasikan Mushaf Al-Qur’an kepada anak-anak binaannya.
“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada Ustadz Abu Nafilah yang mewakili teman-teman lintas komunitas atas kunjungannya ke musholla makam karang tembok, mudah-mudahan donasi Mushaf Al-Qur’an akan sangat bermanfaat bagi kami dan dapat melahirkan anak-anak yang Hafidz Qur’an kedepannya”, ungkap Warsono.
(Yuda).
Editor : Redaksi

















