20230111_185931
20230111_185931
Shadow

Hijaukan Hutan Gunung Arjuno, Tagana Batu Gelar Dapur Umum

120x600
banner 468x60

Kota Batu, Delikjatim.com – Langkah nyata dalam rangka mengantisipasi bencana banjir dan longsor serta upaya pengurangan resiko bencana memasuki masa tingginya curah hujan yang disertai angin kencang, sejumlah komunitas peduli alam menggelar penghijauan massal di Pusung lading keteng Gunung Arjuno, yang berada di Desa Sumbergondo Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Minggu (21/11/2021)

Aksi para komunitas ini di gelar selama dua hari berturut-turut, yakni sejak Sabtu (20/11) hingga Minggu (21/11), yang dimulai sedari pukul 08.00 Wib hingga pukul 14.00 Wib. Infonya, aksi ini akan berlangsung selama tiga hari, yakni hingga hari Senin (22/11) besok.

Dalam hal ini, satuan tugas Taruna Siaga Bencana Dinsos Kota Batu guna mendukung kegiatan tersebut, berinisiasi membuka pelayanan permakanan melalui dapur umum (DU).

Simon Purwo Ali mengatakan, untuk pemenuhan layanan permakanan peserta aksi ini, pihaknya menerjunkan seluruh anggota Tagana Batu guna membantu proses produksi DU.

“Kegiatan ini direncanakan berlangsung hingga tiga hari, kami tagana Kota Batu ready di DU untuk mensupport permakanan, yaitu dengan memasak sebanyak 600 bungkus perhari” tutur Simon Koordinator Tagana Kota Batu.

Lebih lanjut Simon memaparkan sejumlah komunitas yang terlibat dalam aksi ali ini.

“Jadi para peserta penanaman ini melibatkan beberapa instansi dan pihak-pihak yang backgroundnya dari sebuah komunitas dan pelajar, diantaranya dari Komunitas Jeep dan komunitas trail Pramuka, mahasiswa, serta keterlibatan TNI, Perhutani dan masyarakat lokal” terangnya.

Masih Simon, pohon yang di tanam pun banyak jenisnya, ada pohon produktif dan protektif, diantaranya pohon Mahoni, Trembesi, Nangka, Sengon dan lain-lain.

Simon juga menjelaskan,“Mereka punya target, yaitu sebanyak 10.000 pohon untuk penanaman selama 3 hari” katanya tegas.

Tagana Kota Batu mempersiapkan makan pada pagi hari di posko DU sebelum para peserta menuju lokasi penanaman.

Hal ini kami lakukan sebagai perwujudan dari Tagana Menjaga Alam (TMA), dengan latar gerakan Hijaukan Hutan, imbuh Simon di akhir konfirmasinya. (Syaiful).

Editor : Redaksi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!