Surabaya, Delikjatim.com – Dihari jadi ke-3, Komunitas Muda-Mudi Surabaya (KMS) menggelar tasyakuran secara sederhana di Rumah Edukasi Karya Muda Sejahtera (YKMS) jalan Kendangsari gang 4 no 82, Minggu (19/12/2021).
Turut hadir beberapa undangan relasi, mulai dari Pimpinan Redaksi Media Delik Jatim, Rumah Pintar Matahari, Rumah Singgah Peduli, MRI, Mahasiswa Ubhara, ketua RT / RW dan beberapa warga sekitar, juga tak ketinggalan Runner Up Putri Lingkungan Hidup 2021 dari SMP Negeri 22 Surabaya.
Dalam sambutannya, ketua Komunitas Muda-Mudi Surabaya yang juga sebagai pembina Yayasan Karya Muda Sejahtera, Zubaidullah yang akrab disapa Cak Ubaid mengungkapkan rasa syukurnya bahwa KMS bisa terus bergerak, bermanfaat bagi masyarakat selama 3 tahun ini.
“Alhamdulillah, ditahun 2021 ini Komunitas Muda-Mudi Surabaya mendapatkan legalitas menjadi sebuah Yayasan yaitu Yayasan Karya Muda Sejahtera, mudah-mudahan YKMS bisa terus bermanfaat bagi anggota dan masyarakat dengan tema KMS Ceknumani (Cekatan, Lugas, dan Mandiri)”, papar Ubaid.
Masih dengan Zubaidullah, dirinya juga mengenalkan beberapa program kerja KMS yang mana diantaranya :
Urban Farming meliputi :
- Edukasi tentang bertanam, memanfaatkan lahan sela dengan metode Vertikultur, Polybag, Hydroponik.
- Pelatihan pembuatan Pot Verti. 3. Pelatihan menanam dengan menggunakan pot verti.
- Pendampingan hydroponik.
- Menjual hasil tanaman sayur kepada masyarakat sebagai bentuk sosiopreneur.
- Menggandeng lembaga maupun instansi untuk mengoptimalkan program urban farming di kampung-kampung.
- Membuat taman kemandirian pangan.
Olah Limbah meliputi :
- Olah Limbah Jelantah.
- Olah Limbah Popok bekas.
- Olah Limbah Rumah Tangga.
- Pelatihan dan Pendampingan.
- Sosiopreneur menjual hasil olahan limbah.
- Olah limbah bata ringan.
- Membuat produk Pot Relief.
Pusaka meliputi :
- Mengangkat potensi kearifan lokal kampung menjadi salah satu tempat wisata yang bernuansa edukasi.
- Melakukan pendampingan dan pelatihan.
- Dua kampung yg siap di promosikan menjadi kampung wisata edukasi (kampung Telang, Kampung Verti).
“KMS akan tetap fokus bidangnya di Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat terutama Kemandirian Pangan yang meliputi urban farming, pengolahan limbah rumah tangga (jelantah dan popok), pemberdayaan masyarakat di kampung Telang dan kampung verti”, ungkap Ubaid.
Lanjut Zubaidullah, mewakili KMS dirinya sangat berterima kasih kepada komunitas maupun lembaga yang telah bersinergi selama ini diberbagai kegiatannya. Pada Milad ke-3 ini, pihak KMS juga membangun kerjasama berupa penandatanganan MoU dengan Media Delik Jatim.

Ditempat yang sama, Pimpinan Redaksi Media Delik Jatim, Achmad Fauzi SE. menyambut baik dan mengapresiasi langkah KMS untuk bermitra dengan Media Delik Jatim, dengan MoU tersebut diharapkan Delik Jatim bisa terus berkembang dan bermanfaat bersama KMS, sebagaimana diketahui KMS merupakan komunitas yang penuh dengan karya-karyanya, dimana limbah rumah tangga mampu dikelola hingga menjadi karya seni barang yang bernilai.
“Saya berharap dengan menyajikan informasi tersebut Delik Jatim dapat menjadi media yang mengedukasi, sehingga menjadi referensi bagi pembaca untuk bisa berkarya”, tutup Fauzi. (Yuda).
Editor – Redaksi

















