Gresik, Delikjatim.com – Guna menekan angka peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Gresik menjadi perhatian bersama untuk meminimalisir,mulai dari Polres Gresik bersama BNN Kabupaten Gresik dan awak media siap bersinergi lakukan sosialisasi di desa-desa tentang penyalahgunaan narkoba.
Hal ini disampaikan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis diwakili Kasat Narkoba Polres Gresik AKP Irwan Tjatur Prambudi menerangkan, “giat workshop penguatan kapasitas insan media dalam mewujudkan kota tanggap ancaman narkoba pada sektor kewilayahan digelar di Hotel Horison Gresik. (03/02/22).
Masih kata Kasat Narkoba, ” Kami sebagai polisi siap bersinergi untuk menekan angka penyebaran narkoba di wilayah Kabupaten Gresik serta kami siap sosialisasi ke desa-desa bersama BNN Kabupaten Gresik juga awak media dan melalui peran masing-masing bersinergi menekan peredaran narkoba di Gresik,”tukasnya.
Lanjut Irwan sapaan Irwan Tjatur Prambudi,”sekali lagi kami jelaskan bila Kabupaten Gresik adalah menjadi wilayah penyangga ibukota Jawa Timur, Surabaya dan mengenai adanya ancaman peredaran narkoba di wilayah perbatasan wajib menjadi perhatian bersama dan dengan adanya media sebagai sarana informasi, penanggulangan, penyalahgunaan peredaran gelap Narkoba di Gresik yang selama ini banyak upaya telah dilakukan Polri, BNN, Bea Cukai, Instansi terkait lainnya dan masyarakat dalam membebaskan Gresik dari ancaman narkoba termasuk dengan kalangan media berpartisipasi bersama menekan peredaran maupun pencegahan melalui informasi yang akurat juga efektif.berita positif tentang bahaya narkoba karena tujuannya agar masyarakat dapat paham dan benar – benar menjauhi Narkoba, sehingga Gresik Bebas Narkoba”. pungkasnya.
Sementara itu kesimpulan dari pertemuan workshop tersebut adalah narkoba memiliki efek samping buruk bagi kesehatan dan sangat miris generasi muda terjebak narkoba,mari kita bersama membentuk kesadaran masyarakat tentang ancaman bahaya narkoba.

















