Surabaya, Delikjatim.com – Setelah melakukan diskusi dengan Kepala Dinas Pendidikan kota Surabaya disusul menggelar kegiatan penyuluhan bahaya narkoba untuk siswa SMP, SMA, dan SMK se-Surabaya, Komisi Nasional (Komnas) Pendidikan kota Surabaya langsung melakukan evaluasi internal pengurus di Soto Boyolali, Rabu (23/03/2022).
Ketua panitia kegiatan Komnas Pendidikan kota Surabaya, Yusak S.Th menjelaskan Komnas Pendidikan kota Surabaya telah beberapa kali bertemu guna membangun kerjasama dengan lembaga maupun komunitas untuk meningkatkan mutu pendidikan di kota Surabaya diantaranya menggelar penyuluhan bahaya narkoba pada agenda perdana.
“Saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Komnasdik Surabaya atas suksesnya kegiatan penyuluhan bahaya narkoba juga kehadiran Kasi Kurikulum Sekdas Pendidikan kota Surabaya, Suyono M.Pd. mewakili Kepala Dinas Pendidikan kota Surabaya yang berhalangan hadir”, ungkap Yusak.
Masih dengan Yusak memaparkan, “Pihak Komnas Pendidikan kota Surabaya juga sangat berterima kasih kepada para donatur yang telah mensupport kegiatan penyuluhan bahaya narkoba antara lain Ketua PUAN kota Surabaya sekaligus anggota komisi B DPRD kota Surabaya, dr Zuhrotul Mar’ah Lailatusholichah dan ibu Rahmi Aprilawati selaku Manajer Marketing Wardhana”.
“Tak lupa mewakili rekan-rekan Komnasdik Surabaya, saya juga berterima kasih kepada SD Muhammadiyah 11 Surabaya dalam hal ini ibu Mursiah selaku kepala sekolah beserta para guru dan karyawan yang telah membantu sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar”, tambah Yusak.
Lebih lanjut, Komnas Pendidikan kota Surabaya akan fokus memantapkan program kerja kedepan diantaranya kerjasama dengan diknas kota Surabaya, lembaga, dan juga Komunitas lainnya.
Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, dr Zuhrotul Mar’ah Lailatusholichah sangat mengapresiasi penyuluhan bahaya narkoba yang telah diselenggarakan Komnas Pendidikan kota Surabaya yaitu salah satu program kerja di bidang pendidikan dengan tujuan memberikan edukasi kepada generasi muda penerus bangsa supaya tahu, paham, dan mampu untuk menghindari agar tidak terjerumus kedalam penyalahgunaan narkoba.
“Mudah-mudahan generasi muda penerus bangsa ini menjadi generasi yang hebat, kuat dan tidak mudah terpengaruh juga tahu cara menghindari agar tidak terjerumus ke penyalahgunaan narkoba”, harap dr Zuhro. (Yuda).
Editor : Redaksi

















