Lamongan, Delikjatim.com – Pada hari Senin, tanggal 23 Mei 2022 desa Lebakadi melaksanakan kegiatan Penyuluhan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) bertempat di balai desa Lebakadi, Senin pagi (23/05/2022).
Dalam kegiatan tersebut masyarakat desa Lebakadi sangat antusias dan mendukung adanya program PTSL dari pemerintah.
Acara tersebut dihadiri dari jajaran kejaksaan, Polres Lamongan, forkopimca. Pada pembukaan dibuka oleh kepala desa Lebakadi Ulyadin Setyo Utomo dengan membacakan doa agar program PTSL berjalan lancar.
“Alhamdulilah kita bisa bertemu di balai desa ini, semoga program PTSL yang ada di desa kita bisa berjalan lancar”Ujar Ulyadin Setyo Utomo, Senin (23/05/2022).
Yulianto Dwi Prasetyo, kasi pengadaan tanah dan pengembangan BPN Lamongan menjelaskan PTSL di lebakadi adalah yang paling banyak dari desa desa lainnya, dimana masyarakat desa yang mendaftarkan sekitar 2.900.
“Di desa Lebakadi untuk tahun 2022 itu paling banyak yang mengurus PTSL dari pada desa simo bogem yang hanya 1.900 dan desa Bedingin 2.400 an”Terangnya, Senin (23/05/2022).
Yulianto Dwi Prasetyo berharap supaya seluruh masyarakat lebakadi mendaftar dan memanfaatkan sebaik mungkin program PTSL. dia juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendaftarkan diri yang blm mendaftar karena program PTSL yang akan datang tidak ada.
“Mari bapak dan ibu supaya mendaftarkan tanahnya untuk disertifikatkan, karena PTSL tahun 2022 ini adalah yang terakhir, kalau besok mengurus sendiri, biayanya malah cukup mahal, mumpung sekarang ada PTSL dari pemerintah ayo dimanfaatkan.”Tambahnya
Terkait masalah biaya, Yulianto Dwi Prasetyo menjelaskan ada 2 (Dua) biaya yaitu pra PTSL dan PTSL
“Untuk pra PTSL memang biaya harus disediakan masyarakat sendiri meliputi biaya ganti matrai, patok, dan biaya biaya foto copy pemberkasan. Kemudian PTSL memang digratiskan untuk pengukuran, kepanitian dan penerbitan sertifikat.” tutupnya (23/05/2022)

















