Surabaya, Delikjatim.com – Darul Arqam Dasar (DAD) merupakan jenjang awal perkaderan di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Mengoptimalkan perkaderan menjadi hal yang sangat penting sebagai representasi menyongsong Muhammadiyah pada abad kedua.
Berkaitan dengan itu, Pimpinan Komisariat (PK) IMM Heksos Unesa melaksanakan Darul Arqam Dasar dengan mengambil tema “Kader Epistemik: Afirmasi Future Movement Society” pada hari Jumat-Ahad tanggal 3-5 Maret 2023.
Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari bertempat di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya dan dihadiri sebanyak 30 peserta dari berbagai Pimpinan Komisariat IMM se-kota Surabaya.
Kegiatan DAD PK IMM Heksos tersebut sangatlah penting guna mempersiapkan kader-kader Muhammadiyah yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Mampu memahami ilmu yang didapatkan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Dalam jangka panjang, hal ini akan membentuk masyarakat yang intelektual dan mampu merespon tantangan-tantangan yang ada, termasuk perkembangan zaman”, ujar Immawan As’ad Fauzuddin Ketua Pelaksana DAD PK IMM Heksos Unesa.
Ketua Umum PK IMM Heksos Unesa Immawati Ayudya Nova menjelaskan selama tiga hari peserta akan dibentuk kepribadiannya untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai islam, ilmu pengetahuan, dan juga nilai perjuangan sosial.
“Sesuai dengan tema kegiatan yang kami gagas, menjadi kader epistemik adalah kader yang mampu menuntun, mempertajam, dan memahami berbagai cabang ilmu secara terstuktur dalam kemajuan peradaban masyarakat”, paparnya.
Kegiatan DAD PK IMM Heksos dihadiri oleh :
– Moh Mudzakir, S.sos. MA. Ph.D. (Ketua MPKSDI PWM Jawa Timur) sebagai stadium general.
– Fahmi Azis, MH. (Guru Ismuba SMAMX Surabaya) sebagai pemateri Keislaman.
– Dr. M Ridlwan M.Pd (Ketua PDM Surabaya) sebagai pemateri Kemuhammadiyahan.
– Salsabila Nurida, S.Pd (Ketua Bidang Perkaderan PC IMM Surabaya) sebagai pemateri Ke-IMM-an.
– Arika Windah, S.Psi (Demisioner IMM Unesa) sebagai pemateri manajemen diri.
– Muhammadiyah Adibiyah (Ketua Umum Koorditor Komisariat IMM Unesa 2020 – 2021) sebagai pemateri pengantar politik.
















