20230111_185931
20230111_185931
Shadow

Cuaca Ekstrem Berdampak Krisis Pangan Di Masalembu, Kalaksa BPBD; Pemprov Jatim Melakukan Langkah Antisipasi

120x600
banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jatim, Gatot Soebroto menerangkan, saat ini kondisi cuaca di perairan Masalembu, Sumenep mengalami peningkatan hingga pada level ekstrem, dalam beberapa pekan terakhir ketinggian gelombang mencapai 1,5 meter hingga 2 meter.

Saat ini, pemerintah provinsi menyiapkan bantuan logistik bagi masyarakat Masalembu untuk mengantisipasi terjadinya krisis pangan akibat cuaca ekstrem tersebut.
“Jadi sampai dengan hari ini cuaca perairan Masalembu masih tetap tidak memungkinkan untuk dilayari kapal karena angin kencang dan ombak rata-rata masih di atas 2 meter,” tuturnya saat dikonfirmasi pada Rabu, (1/3/2023).

Gatot mengatakan, karena cuaca buruk di perairan wilayah Masalembu menyebabkan tidak adanya aktivitas kapal perintis dan lainnya yang melintas.

Hal itu kemudian berdampak pada kelangkaan bahan pokok karena tidak ada distribusi barang masuk ke Masalembu dalam beberapa pekan terakhir.

“Pada prinsipnya Masalembu itu terjadi kelangkaan pangan, karena jasa transportasi kapal hingga saat ini tidak bisa melayani Masalembu baik dari Surabaya atau wilayah lain. Karena cuaca di sekitar wilayah Masalembu masih belum layak untuk dilakukan pelayaran dan ombak masih di atas 2 meter,” ujar Gatot.

Gatot Soebroto yang sebelumnya menjabat Kabiro Kesra Setdaprov Jatim ini menyampaikan adanya kemungkinan potensi cuaca di wilayah Masalembu akan membaik pada 3 Maret 2023.

“Sesuai infomasi BMKG cuaca di Masalembu bisa membaik atau dilayari kembali di atas tanggal 3 Maret, Insyaallah itu ombaknya sudah di bawah 2 meter. Kalau itu sudah landai ombaknya Insyaallah pelayaran perintis, kegiatan nelayan untuk melaut bisa dilakukan,” jelasnya.

Saat ini, Gatot mengungkapkan pihak BPBD Jatim bersama TNI AL, Kodam Brawijaya, Polda Jatim dan relawan tengah melakukan loading bantuan di Pelabuhan TNI AL di Surabaya.

“Mengantisipasi adanya perpanjangan cuaca buruk di Masalembu, dari Pemprov Jatim maupun TNI AL, Kodam, Polda menginisiasi mengirimkan bantuan ke Masalembu berupa sembako dan beberapa alat dukungan kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Gatot menyatakan, kapal yang bisa mengantar hingga ke Masalembu harus kapal yang memiliki spesifikasi tahan ombak di atas 2 meter. Dan saat ini, yang tersedia hanya Kapal Perang milik TNI AL.

“Harus kapal yang bisa menempuh pelayaran dengan tantangan ombak di atas 2 meter. Untuk saat ini yang bisa melakukan itu hanya kapal perang milik TNI AL. Sehingga digunakan lah alternatif kerja sama dengan teman-teman TNI AL untuk memanfaatkan kapal yang tersedia,” ungkapnya.

“Saat ini bahan pokok sudah proses loading di pelabuhan angkatan laut, yang sangat dibutuhkan warga Masalembu saat ini adalah beras dan tabung LPG,” imbuhnya.

banner 336x280
Penulis: SyaifulEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!