Surabaya, Delikjatim.com – Hebohnya pemberitaan tentang hilangnya beberapa penutup saluran air di Surabaya baru-baru ini.
Di kutip dari postingan Ig #aslisuroboyo tentang hilangnya saluran air yang terjadi di Surabaya, bahwasanya postingan tersebut banyak menuai komentar negatif tentang para pelaku yang diduga berasal pulau seberang tidak lain yg di maksut (pulau Madura).
Ormas Kesukuan Madura BNPM (Barisan Nasional Pemuda Madura) DPW Jatim sangat menyayangkan akan cibiran netizen yang sudah membuat stigma negatif tentang suku ras Madura.
Fauzi Humas DPW BNPM Jatim mengatakan bahwasanya mengingatkan kepada seluruh netizen agar lebih bijak dalam bersosial media. Dimana tidak semua hal negatif itu di lakukan oleh suku Madura.

“Kami berharap kepada pihak kepolisian agar segera menangkap para pelaku, dan kepada seluruh warga yang tinggal di Surabaya mari kita bersama-sama menjaga kota tercinta ini dengan gotong royong tanpa membeda-bedakan suku maupun ras”. Kata Fauzi, Selasa 21 Maret 2023.
Masih Fauzi,” kami harap saat seorang atau sebagian oknum yang merusak dan menghambat pembangunan kota Surabaya agar segera ditangkap dan diserahkan ke pihak berwajib serta tidak mendiskriminasi kan sebuah suku maupun ras”. Pungkasnya.

















