Surabaya, Delikjatim.com – Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Rumah Pintar Matahari RPM dibawah naungan Majelis Pelayanan Sosial (MPS) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan Surabaya kembali menerima donasi dari Alumni Haji dan Umrah Muhammadiyah kota Surabaya.
Donasi tersebut berupa 10 buah Mushaf Al-Qur’an Gontor yang diserahkan langsung oleh Ketua Ikatan Alumni Haji dan Umrah Muhammadiyah Surabaya, H. Sutejo dirumah singgah LKSA Rumah Pintar Matahari dijalan Krembangan Baru IV no. 9-11 Surabaya pada hari Kamis tanggal 18 Mei 2023.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama yang baik antara wali santri Gontor Ponorogo dengan programnya 1 home 1 hafidz yang di komandani pakde Wawan dengan Ikatan Alumni Haji dan umroh Surabaya ustadz Sutedjo, kami mendapatkan bantuan untuk yang ke-2 berupa 10 kitab Al-Qur’an yang akan kami gunakan di rumah singgah RPM”, terangnya.
“Bantuan yang pertama berupa 20 Al-Qur’an dan 20 meja belajar lipat yang kita gunakan di Rumah Pintar Matahari, kemudian kami masih mengharapkan bantuan berikutnya yang akan kami gunakan di Kampung 1001 malam di mana kampung tersebut berada di lokasi tambak asri, terima kasih atas kerja samanya semoga bermanfaat untuk ummat, Aamiin”, imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Kewirausahaan LKSA Rumah Pintar Matahari, H. Lanang Santoso, S.Pd. sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan dan bantuan Mushaf Al-Qur’an Alumni Haji dan Umroh Muhammadiyah Surabaya.
“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada Ustadz Haji Sutejo yang telah berkunjung sekaligus memberikan donasi kepada LKSA Rumah Pintar Matahari”, terangnya, Ahad (21/5/2023).
Lanjut Kepala SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, santri binaan LKSA Rumah Pintar Matahari diselter Kemayoran sekitar 23 anak yang biasanya berkegiatan di Masjid Al-Mukhlis, kini bisa berkegiatan di rumah singgah di daerah Krembangan.
“Mudah-mudahan donasi dari Alumni Haji dan Umrah Muhammadiyah Surabaya menjadi ladang pahala dan bermanfaat bagi kegiatan sosial Rumah Pintar Matahari guna membina anak-anak yatim, dhuafa, jalanan, dan terlantar”, pungkasnya.

















