Surabaya, Delikjatim.com – Grup Orchestra dan Paduan Suara Sekolah Keberbakatan Muhammadiyah Boarding Area Sport Art and Sains SMA Muhammadiyah 10 Surabaya (SMAMX) berkesempatan untuk tampil membuka sebuah acara besar yang digagas oleh Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, Sabtu pagi (2/9/2023).
Acara besar tersebut bertajuk Launching Program Pelatihan Kewirausahaan Inklusif Untuk Penyandang Disabilitas. Kegiatan itu sendiri dilaksanakan di Millenium Building SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya.
Bagi SMAMX sendiri, turut serta dalam kegiatan berkaitan dengan penyandang disabiltas bukanlah hal yang baru.
“Dari 2014 awal kami berdiri, sekolah ini telah melakukan program pengembangan siswa berkebutuhan khusus dan disabilitas”, ujar Ir Sudarusman, kepala SMA Muhammadiyah 10 Surabaya di sela-sela kegiatan.
Hingga kini, setelah sembilan tahun sekolah berjalan, program tersebut masih konsisten berlangsung. Telah banyak siswa inklusi dan disabilitas terbantu dan mendapati kemampuannya berkembang pasca bersekolah di SMAMX.
“Konsistensi kami dalam mengembangkan program disabilitas ini, saat ini kami lanjutkan dengan membangun fasilitas pusat studi layanan disabilitas di Pacar Keling”, imbuhnya.

Orchestra SMAMX sendiri beranggotakan sekitar lima siswa disabilitas tuna netra. Kelima siswa tersebut adalah Fariza Naura (vokalis), Muhammad Hilbram (keyboardis vokalis), Zadine (keyboardis) Briantara (drummer), dan Pria Asmara Dewa (paduan suara).
Keempat siswa tersebut merupakan anggota utama yang menjadi salah satu nafas harmonisasi grup.
Grup orchestra ini berkesempatan memainkan lima buah komposisi lagu dalam sesi pembuka tersebut. Termasuk juga Mars Muhammadiyah dan Indonesia Raya.
“Kami merasa senang telah diberi kesempatan perform di acara ini. Karena program pelatihan ini sangat bermanfaat bagi para penyandang disabilitas ditengah tuntutan zaman”, ujar Hilbram, siswa tuna netra, salah satu anggota grup orchestra.

















