20230111_185931
WhatsApp Image 2024-06-17 at 06.52.50
Shadow

Mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura Sulap Pohon Bambu Menjadi Kerajinan Unik

120x600
banner 468x60

Bangkalan,Delikjatim.com- Bambu termasuk tumbuhan yang banyak tumbuh di Indonesia sehingga keberadaannya sangat mudah ditemui. Awalnya bambuini merupakan bahan baku untuk produksi bangunan berat, namun seiring perkembangan zaman bambu juga menjadi bahanbaku pembuatan perabotan. Tapi bagaimana kalau bambu  jadiproduk rumah tangga seperti lampu tidur, asbak, dan cangkiryang multifungsi?

Kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik Universitas TrunojoyoMadura (UTM) memberikan pelatihan membuat kerajinanberbahan dasar batang bambu di Desa Tanjung KecamatanPademawu. Program KKNT yang berlangsung sejak tanggal 28 Agustus 2023 hingga 5 Desember 2023 di dusun jumiang itumelibatkan 5 Mahasiswa dari berbagai fakultas. 

Koordinator Desa kelompok KKNT Achmad Rizal Fahrizimengungkapkan, gagasan awal memilih batang bambu sebagaibahan kerajinan lantaran di desa Tanjung dijumpai banyakpohon bambu. 

“Salah satu tujuan dari diadakannya pelatihan ini yakni untukmeningkatkan kualitas SDM serta mensosialisasikan kepada masyarakat sekitar Pantai Jumiang tentang pentingnyacinderamata dalam mempromosikan sebuah tempat wisata”. Ujar Fahri selaku koordinator desa atas arahan Dosen Pembimbing Lapangan Alfan Biroli, S.Pd., M.Si, Kamis(12/10/2023)

Ia menjelaskan, lebih banyaknya bahan dasar bambu tentu akanlebih bermanfaat jika dipadukan dengan kreatifitas masyarakatsekitar sehingga dapat menjadi barang kerajinan yang unik dan bernilai ekonomis.

“salah satu kerajinan yang kita buat diantaranya, ada lamputidur, asbak, dan cangkir. Yang mana bisa meningkatkan pundi-pundi penghasilan masyarakat sekitar.” Jelasnya

Tersedianya bambu di desa Tanjung Kecamatan PademawuKabupaten Pamekasan menjadi gagasan bagi kelompok KKNT UTM untuk mengolah bambu menjadi sebuah kerajinan ataucinderamata yang tentunya memiliki nilai jual.

Dusun Jumiang merupakan salah satu dusun di Desa Tanjungyang berdekatan dengan ekowisata pantai jumiang yang lumayan dikenal oleh banyak wisatawan dari dalam kotamaupun luar kota sehingga kerajinan tangan hasil masyarakatberpotensi menjadi produk unggulan yang bisa dikenalkankepada masyarakat secara luas. 

Mak Leha, seorang warga setempat merasa terbantu denganadanya pelatihan kerajinan bambu yang diadakan oleh kelompokKKNT UTM. 

“membuat kerajinan dari bambu ternyata hal yang mudahdilakukan dan dapat mendorong kreatifitas masyarakat sekitar” singkatnya

(Mir_Pers)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!