Surabaya, Delikjatim.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Imam Sugianto mengatakan insiden ledakan tersebut keras di dalam Asrama Brimob, Jalan Gresik, Krembangan, Surabaya, diduga berasal dari sisa-sisa bahan peledak atau montir jaman perang dahulu yang akan dimusnahkan Minggu ini.
Kejadian ledakan tersebut terjadi. Pada Hari Senin Tanggal 4 Maret, pukul 10.19 WIB, di kantor Jibom Subdensi Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jatim belum memiliki gudang yang stardart.
“Bom yang meledak itu dari sisa sisa bahan peledak yang tersimpan di sebelah kantor Den Gegana”. Ujar Kapolda Jatim.
Masih Imam,” Kebetulan tidak ada korban nyawa dan kerugian materiil kantor sama satu unit mobil Brimob Jimax berisi perlengkapan untuk meledakan Jibom”. Tambah Kapolda Jatim.
Adapun dari rekaman video yang direkam oleh salah satu anggota Brimob saat kejadian tersebut yakni, warung salah satu PKL kaca pecah, pintu kamar mandi rusak dan tempat sembahyang (Musholla) milik Kodim 30 atap depan hancur
Saat ini tim sedang bekerja dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim dibantu Gegana termasuk di-back-up oleh anggota up Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak olah TKP
Mudah mudahan nanti setelah mendapat hasil lengkap dan akurat maka kita akan diinformasikan kepada rekan rekan media. Dan bom yang meledak itu jenis explosive

















