Surabaya, delikjatim.com – Pembinaan rutin di ikuti 13 santri LKSA Rumah Pintar Matahari PCM Krembangan di Masjid Al-Mukhlis Kemayoran Surabaya, Sabtu (13/7/24).
Al-Qur’an adalah kalam Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW dengan perantara Malaikat Jibril yang dibaca, dipahami, diamalkan dan dijadikan pedoman hidup bagi seluruh umat Islam untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
Pembelajaran Al-Qur’an sangat penting bagi anak-anak maupun orang dewasa. Adapun cara membacanya harus dengan tartil yaitu membaca dengan baik dan benar sesuai ilmu kaidah membaca Al-Qur’an yang disebut ilmu Tajwid.
Metode bertujuan untuk membantu memudahkan pelaksanaan kegiatan pembelajaran guna mencapai tujuan yang diinginkan.
“Untuk mencapai tujuan yang di inginkan RPM memakai metode Tilawati untuk menu kemampuan membaca Al Qur’an,” ungkap Wilujeng salah satu pengurus Rumah Pintar Matahari PCM Krembangan.
Dari hasil yang diterapkan pembelajaran Al-Qur’an dengan metode Tilwati membuat kemampuan membaca Al-Qur’an santri terus mengalami peningkatan,” imbuh Wilujeng yang juga guru TK Aisyiah 11 Surabaya.
Strategi penerapan metode Tilawati dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di RPM meliputi perencanaan pembelajaran, materi, metode yang digunakan, alat pembelajaran, dan penilaian kepada anak binaan RPM.
Keberhasilan penerapan metode Tilawati diukur dengan tercapainya tujuan pembelajaran yaitu meningkatnya kualitas mutu santri dalam membaca Al-Qur’an.
Aziz salah satu santri binaan Rumah Pintar Matahari PCM Krembangan yang putus sekolah mengatakan, “ilmu mengaji hanya saya dapatkan di RPM. Alhamdulillah RPM membantu saya mempermudah mengenal Al Qur’an. Terimakasih para pengajar dan pengasuh yang sudah telaten mengajari saya.” (Tama/Wilujeng)

















