Pekanbaru, delikjatim – Momen membahagiakan sekaligus mengharukan terjadi setelah sidang promosi doktoral Dr. Putri Lukmanasari, S.P., M.Sc, yang berlangsung di Program Studi Pertanian Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Kamis (24/7/2025).
Pasangan akademisi ini mencuri perhatian bukan hanya karena prestasi akademik yang diraih, tetapi juga kejutan istimewa yang diberikan sang suami, Hendra Eka Saputra, S.E., M.SEI., J.A.I., AWP, yang juga dosen di Universitas Islam Riau serta aktif sebagai penyuluh antikorupsi Aclc KPK RI ini, menyampaikan hadiah tersebut sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan sang istri.
Dr. Putri yang menempuh bidang pemuliaan tanaman dengan fokus pengamatan tanaman kantong semar, telah melalui perjalanan panjang dan penuh tantangan demi meraih gelar doktoralnya.
Perjuangan tersebut tidak mudah, mengingat ia harus bolak-balik dari Pekanbaru ke Yogyakarta untuk bimbingan, bahkan di saat sedang hamil tua dan menggendong bayi yang masih berusia tiga bulan.
“Fase paling berat adalah ketika saya harus menempuh perjalanan panjang dengan kondisi hamil enam bulan dan membawa anak pertama yang masih bayi, berjalan kaki di bawah terik matahari demi bimbingan. Tapi semua itu saya lakukan demi mewujudkan impian dan harapan keluarga,” ujar Dr. Putri dengan penuh rasa syukur.
Sidang promosi doktoral yang digelar pada 24 Juli 2025, menjadi puncak perjuangan tersebut. Tak hanya hadir memberikan dukungan moril, Hendra pun memberikan kejutan berupa satu unit kendaraan listrik sebagai hadiah spesial bagi sang istri.
Kendaraan ini diharapkan dapat membantu mobilitas Dr. Putri dalam menjalankan aktivitasnya sebagai dosen di Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau.
“Hadiah ini adalah bentuk apresiasi saya untuk istri, yang telah berjuang keras menopang tiga beban sekaligus: kuliah, keluarga, dan pekerjaan. Semoga kendaraan listrik ini bisa memudahkan beliau dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ujar Hendra penuh haru.
Kisah inspiratif ini pun tak lepas dari motivasi sang ayah, Zulkifli, M.S., yang dulu juga berprofesi sebagai dosen di Universitas Islam Riau.
Ia berharap agar anaknya dapat meraih gelar doktor yang belum sempat ia capai.
Dengan kerja keras, semangat pantang menyerah, dan dukungan keluarga, Dr. Putri akhirnya resmi menyandang gelar doktor.
Cerita mereka menjadi bukti nyata bahwa dedikasi dan cinta mampu melahirkan prestasi gemilang, sekaligus menjadi inspirasi bagi banyak akademisi muda.
Mereka pacaran setelah menikah sehingga selalu memberikan support moril dan materil serta menikmati hidup seolah masih pacaran yang penuh dengan surprise. (Tim redaksi)

















