Sidoarjo, Delikjatim.com – Sebanyak 276 warga Kelurahan Kalijaten, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, menerima bantuan sosial (bansos) berupa beras dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI. Setiap penerima manfaat mendapatkan dua sak beras ukuran 10 kilogram, dengan total 552 sak yang disalurkan pada Rabu (6/8/2025).
Proses penyaluran yang berlangsung di balai kelurahan Kalijaten sejak pukul 09.00 WIB itu terpantau tertib dan kondusif. Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Mereka datang dengan tertib, mengikuti proses verifikasi data hingga pengambilan beras yang sudah disiapkan oleh petugas kelurahan bersama Babinsa dan jajaran terkait.
Lurah Kalijaten, Endang Setianingsih, S.Sos., M.AP., yang turut memantau langsung kegiatan tersebut menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah pusat terhadap warganya. Ia berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokok harian.
“Kami bersyukur warga Kalijaten kembali mendapatkan bantuan beras dari pemerintah melalui Kemensos. Ini tentu sangat membantu warga yang memang membutuhkan,” ujar Endang.
Namun demikian, ia juga menyampaikan bahwa masih ada warga yang sebelumnya menerima bantuan, namun tahun ini tidak lagi tercatat sebagai penerima. Menanggapi hal itu, pihak kelurahan mengaku hanya bertugas sebagai penyalur berdasarkan data resmi yang diterima dari instansi di atasnya.

“Kami hanya sebagai penyalur berdasarkan data yang sudah ada. Namun kami akan terus berupaya agar warga kurang mampu yang belum mendapat bantuan bisa kami ajukan kembali melalui RT/RW,” tegas Endang, didampingi Babinsa Kalijaten Serda Iswan Yurianto dan Kasi Pembangunan Kelurahan, Prayitno.

Endang juga menegaskan pentingnya peran RT dan RW dalam proses pendataan warga miskin di lingkungan masing-masing. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar pengajuan bantuan ke instansi pemerintah yang berwenang.
Pantauan langsung media delikjatim.com, suasana penyaluran berlangsung lancar. Petugas pelayanan sigap melayani warga, sementara warga tampak bersabar dan tertib dalam antrean. Di sisi lain, aparat TNI dan petugas kelurahan juga aktif mengatur jalannya proses agar tetap aman dan kondusif.
Penyaluran bansos ini, diharapkan bisa memperkuat ketahanan pangan warga serta menjadi bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang terdampak kondisi ekonomi sulit.

















