20230111_185931
20230111_185931
Shadow
Berita  

Latih Keberanian dan “Soft Skill”, Tim Jurnalis Cilik MIM Dupan Wawancarai Kepala Sekolah di Balai Pemuda

120x600
banner 468x60

Surabaya, delikjatim – Ajang Nonton Bareng (Nobar) Film Karya Sekolah Muhammadiyah se-Kota Surabaya di Gedung Balai Pemuda Surabaya, Selasa (28/7/2026), menjadi ruang unjuk gigi bagi tim jurnalis cilik MI Muhammadiyah 28 Surabaya (MIM Dupan).

​Di tengah agenda tersebut, tim jurnalis cilik yang terdiri dari Muhammad Malik Azka Arkharega dan Prabu Shakil Haziq sebagai pewawancara, serta Muhammad Albrech Dirga Alfiandra sebagai fotografer, beraksi meliput acara sekaligus mewawancarai Kepala MIM Dupan, Rohim, M.Pd.

​Puji Karya Alumni dan Pesan Film

​Dalam wawancara tersebut, Kepala MIM Dupan, Rohim, M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap karya-karya film pendek hasil kreasi para siswa maupun alumni yang ditayangkan dalam agenda nobar tersebut.

​Menurutnya, film karya alumni MIM Dupan menyajikan alur cerita yang sangat menarik dan sarat tanggung jawab moral. Film tersebut menceritakan dinamika pertemanan enam orang anak yang berjuang menyelesaikan tugas pembuatan video.

​”Ceritanya menggambarkan lika-liku proses pembuatan video, ada yang datang tepat waktu, ada yang tidak, hingga beragam alasan lainnya. Ini karya yang sangat bagus dan mengajarkan nilai tanggung jawab,” ujar Rohim.

​Membekali Soft Skill dan Keberanian Siswa

​Lebih lanjut, Rohim menjelaskan bahwa keterlibatan siswa dalam ekstrakurikuler jurnalis cilik merupakan langkah strategis untuk mengasah kecakapan hidup (soft skill) sejak dini.

​Melalui kegiatan ini, para siswa dilatih untuk menguasai teknik fotografi, sudut pengambilan gambar (angle), videografi, hingga keberanian untuk melakukan wawancara langsung dengan berbagai narasumber.

​”Ini latihan keberanian menghadapi orang dan melatih soft skill. Harapannya, kelak mereka memiliki bekal untuk menjadi wartawan yang andal, fotografer internasional, maupun pembawa acara (MC) yang hebat di masa depan,” jelasnya.

​Ia pun berpesan agar para jurnalis cilik MIM Dupan tetap semangat, tekun, dan sabar dalam menyerap bimbingan dari para pelatih maupun pemateri.

​”Target kita adalah memberikan pembekalan dasar-dasar jurnalistik secara utuh. Semoga ke depan anak-anak ini tidak hanya menjadi jurnalis tingkat nasional, tetapi juga bisa meliput hingga ke mancanegara,” pungkasnya. (Yuda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!