20230111_185931
Shadow

Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Produktif, Rutan Surabaya Siapkan Kemandirian Usaha

Oplus_131072
120x600
banner 468x60

SURABAYA, Delikjatim.com – Pembinaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya tidak hanya berfokus pada pelaksanaan masa pidana, tetapi juga diarahkan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha setelah kembali ke masyarakat.

Komitmen tersebut terlihat saat Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, meninjau langsung kegiatan pembinaan kemandirian di Gedung Subseksi Bimbingan Kegiatan Rutan Surabaya, Kamis (15/10/2026). Peninjauan itu turut melibatkan awak media sebagai bagian dari keterbukaan informasi mengenai pelaksanaan program pembinaan di lingkungan rutan.

Dalam kesempatan tersebut, Tristiantoro melihat secara langsung berbagai aktivitas produktif yang dijalankan warga binaan. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan program pembinaan berjalan sesuai tujuan, yakni meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan kesiapan warga binaan menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.

Kepala Subseksi Bimbingan Kegiatan, Imam Haidar Pratama, menjelaskan bahwa program pembinaan kemandirian di Rutan Surabaya mencakup tiga bidang utama, yaitu kuliner, keterampilan jasa, dan hortikultura.

Ketiga bidang tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan kepada warga binaan dalam mengembangkan potensi diri sesuai minat dan kemampuan masing-masing. Melalui pelatihan yang terarah, mereka diharapkan mampu menghasilkan produk maupun memberikan jasa yang memiliki nilai ekonomis.

Program tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, kreativitas, serta semangat berusaha. Dengan bekal keterampilan yang memadai, warga binaan diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan atau merintis usaha secara mandiri setelah bebas.

Pembinaan kemandirian ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung proses reintegrasi sosial. Warga binaan tidak hanya dipersiapkan untuk kembali ke tengah masyarakat, tetapi juga didorong agar mampu menjalani kehidupan yang lebih produktif dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum.

Keterlibatan awak media dalam peninjauan tersebut turut membuka ruang bagi masyarakat untuk mengetahui secara langsung berbagai kegiatan pembinaan yang dilaksanakan di Rutan Kelas I Surabaya.

Melalui program yang berkelanjutan, Rutan Surabaya berharap keterampilan yang diperoleh warga binaan dapat menjadi modal berharga untuk membangun masa depan yang lebih baik. Dukungan keluarga, lingkungan, dan masyarakat juga diharapkan mampu memperkuat proses penerimaan kembali mantan warga binaan agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan hidup mandiri.

banner 336x280
Penulis: IbadEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!