20230111_185931
20230111_185931
Shadow

Sosialisasi Dan Dialog Kesiapsiagaan Relawan vs BMKG Menghadapi Pancaroba dan LANINA

120x600
banner 468x60

Sumenep, Delikjatim.com – Eksistensi relawan binaan Dinas Sosial di berbagai daerah menyambut Pancaroba menghadapi dampak LA NINA membias pada aksi riel, dengan hajat humanis dapat mengurangi resiko bencana khususnya longsor dan banjir.

Dari ujung timur pulau madura, satuan tugas Taruna Siaga Bencana Kab Sumenep menempuh jalur ON AIR di salah satu studio pemancar radio pemerintah setempat guna sosialisasikan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan. Hal ini terlaksana lewat alur koordinasi dan sinergi bersama pihak BMKG dan RRI PRO 1 Sumenep.

Acara yang digelar pada Selasa (2/11/2021) berlangsung sekitar 30 menit, yakni dari Pukul 16:30 wib hingga 17.00 wib di Studio Pro 1 RRI Sumenep, dengan melibatkan Koordinator Tagana Kab Sumenep dan perwakilan pihak BMKG setempat.

Kepada media delikjatim, Koordinator Tagana Kab Sumenep Abdul Malik usai acara mengatakan, upaya pertama Tagana Sumenep untuk menghadapi pergeseran musim adalah mempersiapkan SDM satgas Tagana agar siap dalam segala medan.

“Selain itu kami melakukan maping kemudian Meng kondifikasikan daerah daerah yang rawan bencana melalui mitigasi, serta planing pembuatan rambu jalur evakuasi” jelas koordinator tagana Sumenep yang biasa disapa Malik.

Dilanjutkan Malik, setelah itu relawan berkoordinasi dengan instansi terkait ataupun Ormas.

“Seperti NU dengan LPBINU nya, Parpol PDIP melalui BAGUNA nya, disitu kita bersinergi untuk melakukan assessment guna menangani bencana secara tepat akurat terukur dan terarah” lugasnya.

Belum selesai disitu, sambut Malik, tagana dalam melakukan mitigasi juga curi waktu untuk mengedukasi masyarakat terkait kebencanaan dan penanggulangannya.

“Sosialisasi dan edukasi itu kami lakukan melalui Tagana Teman Masyarakat Perlindungan untuk semua (TTM Plus), Tagana Masuk Sekolah (TMS), Taman Siaga Bencana (TSB), dan Tagana menjaga alam (TMA)” tegas Malik lantang.

Jelang akhir wawancaranya Malik mengatakan bahwa, pihaknya dalam menjalankan setiap kegiatan selalu kedepankan koordinasi, khususnya dengan Kades di daerah yang termaping rawan bencana.

“Kami Tagana Kabupaten Sumenep siap menanam 1000 pohon untuk rawan longsor, bentuk antisipasi pada tahap Pra bencana serta wujud kesiapsiagaan kami hadapi Pancaroba dan LA NINA” pungkasnya. (Syaiful).

Editor : Redaksi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!