20230111_185931
20230111_185931
Shadow

Dinsos Jatim Gelar Rakor Bertepatan HUT Tagana ke-18

120x600
banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menggelar rakor kebencanaan bidang Linjamsos dan merayakan Ulang Tahun Tagana yang ke 18 di Aula Gedung A kantor Dinsos Provinsi Jatim, Jl Gayung Kebon Sari No 56 Surabaya, Senin (28/03/2022).

Kegiatan ini dihadiri Perintis Tagana Indonesia Andi Hanindito, hadir pula mewakili Kepala Dinas Sosial, Kabid Linjamsos Moehammad Anas, Kepala Dinas DP3AK Restu Novi Widiani, Koordinator Tagana Jawa Timur Twi Adi, pembina tagana Kab/Kota, serta Koordinator dan Petugas Posko Tagana Kab/Kota se Jawa Timur.

Dalam sambutannya Moehammad Anas menuturkan, “Dalam kegiatan penanganan kebencanaan, khususnya Layanan Dukungan Psikosisial, diharapkan sinergitasnya tidak hanya terpaku pada satu Dinas saja. Akan tetapi menjadi penting untuk membangun sinergitas dengan pihak-pihak terkait lainnya.

“Sinergitas bersama multipihak sangatlah penting, hal itu juga sangat membantu pada proses penanganan bencana” tutur Anas

Dilanjutkan Anas, untuk menumbuhkembangkan profesionalisme tagana itu sendiri, kami akan terus melakukan pembinaan dan peningkatan kapasitas sebagaimana yang pernah kami lakukan sebelumnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Kabid Linjamsos Moehammad Anas menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada tagana, dilanjutkan dengan pemotongan Tumpeng.

Berikutnya Perintis Tagana Andi Hanindito turut memberikan sambutan. Pada kesempatan itu, Ia menyinggung secara singkat garis history yang dialaminya semasa aktif dalam penanganan bencana, serta kilas balik terbentuknya Tagana itu sendiri.

“Berdirinya Tagana penuh dengan perjuangan dan pengorbanan, baik waktu, tenaga, fikiran hingga pinansial”

Untuk itulah, Andi melanjutkan, tagana yang sekarang harus selalu semangat dalam menjalankan tugas kemanusiaan di bidang kebencanaan.

Andi Hanindito juga menyinggung bahwa, tagana murni lahir dari masyarakat, yang kemudian dikenal dengan istilah “Tagana Berbasis Masyarakat”.

Tagana tidak hanya relawan, tapi juga harus masuk ke dalam sistem, yaitu sistem pemerintahan, tegas Andi.

Pengurangan resiko bencana menjadi penting, berkaitan dengan hal itu maka tagana jatim harus selalu bisa menjadi contoh bagi wilayah lain.

“Tagana Jatim menjadi Barometer saya. Yang perlu diperhatikan bagi kawan-kawan tagana jatim adalah kedepankan kegiatan pengurangan resiko bencana” tuturnya.

Disampaikan pula bahwa, Perintis tagana mendirikan Institut Tagana Indonesia di Kabupaten Pasuruan Jawa Timur.

Karenanya Ia berharap agar Institut Tagana ini di dukung sepenuhnya oleh Dinas Sosial Jatim.

Di akhir sambutannya Andi Hanindito menyempatkan diri menyematkan Yel yel tagana jatim versi baru, yaitu “Tagana Jawa Timur, Maju Terus” tutupnya. (Syaiful).

Editor : Redaksi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!