20230111_185931
20230111_185931
Shadow

Minimalisasi Resiko Bencana Melalui Mitigasi Bencana

120x600
banner 468x60

Bangkalan, Delikjatim.com – Dari empat kabupaten yang ada di Wilayah Madura, Bangkalan merupakan salah satu kawasan yang rawan banjir pada musim penghujan. Dari data bencana yang ada diketahui, sepanjang jalan utama Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan ini menjadi langganan banjir Tahunan di musim penghujan.

Berangkat dari fakta diatas, komunitas Masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Blega (AMB), berinisiasi melakukan upaya minimalisasi bencana serupa. Guna memuluskan niatnya, AMB berkoordinasi dengan relawan tanggap bencana Tagana Dinsos Kabupaten Bangkalan. Kemudian langkah koordinasi meluas hingga melibatkan pihak Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (FORKOPIMKA) Kecamatan Blega dan jajarannya.

Disepakati dengan mufakat bahwa, target kegiatan akan difokuskan pada sterilisasi Sungai Blega, tepatnya di Kmp. Daya Sungai Blega, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, dari aneka ragam tumpukan sampah, sebagai salah satu penyebab melubernya air Sungai.

Alhasil, iktikad baik itupun dapat direalisasikan dengan lancar pada hari ini, Kamis (1/12/2022).

Pagelaran Bhaksos secara gotong royong, yang di start sejak Pukul 07.30 WIB ini, dihadiri langsung oleh Camat setempat didampingi Koramil dan Polsek Blega, dan mendapat support dari Masyarakat sekitar.

Mengutip wawancara tim media dengan Koordinator Tagana Kabupaten Bangkalan, Dody Purmahadi (1/12), inti kegiatannya adalah pengurangan resiko bencana (PRB), yakni dengan melakukan bersih-bersih secara gotong royong di sepanjang aliran anak sungai Blega.

Dody pun turut membenarkan bahwa kegiatan tadi dihadiri langsung oleh Camat, Koramil dan Polsek Kecamatan Blega, serta keterlibatan potensi Masyarakat yang ada.

Sebelumnya terang Dody, pihaknya dihubungi perwakilan Komunitas AMB dalam rangka urun rembuk pengurangan resiko bencana.

“Kami merespon baik dan agresif inisiatif saudara kami dari AMB, sebagai relawan kebencanaan kami segera susun rencana bersama. Dengan harapan banjir di Blega tidak lagi menjadi rutinitas, sehingga Masyarakat aman lalulintas pun jadi nyaman dan lancar” terang Dody kepada media Tagana Jatim (1/12/2022), pukul 14.35 Wib.

Dody berharap, hal ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi Masyarakat luas, khususnya Wilayah Bangkalan.

Ia menambahkan, “Bencana adalah tanggung jawab kita bersama, baik penanggulangannya maupun penanganannya. Kata pepatah, mencegah itu lebih baik dari mengobati. Maka dari itu, mari kita massifkan bersama upaya dan langkah pencegahan bencana melalui koordinasi, agar kegiatan dapat terlaksana dengan sinergitas yang multi unsur” tutupnya.

Setidaknya dari kegiatan tersebut, tumpukan sampah yang sinyalir bakal menyumbat dan memperlambat aliran air berhasil diangkat, Sungai menjadi bersih dan dapat meminimalkan resiko banjir.

banner 336x280
Penulis: Syaiful Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!