Surabaya, Delikjatim.com – Guna menyambut puasa, Majelis Kader bersama Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan Surabaya menggelar Kirab Ramadhan (Pawai menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H) di halaman SMP Muhammadiyah 11 Surabaya pada hari Rabu tanggal 22 Maret 2023.
Ketua panitia Fernanda Marnitio Pratanu menjelaskan, kegiatan Kirab Ramadhan sangat penting untuk dilakukan guna menyambut datangnya bulan suci Ramadhan serta mengingatkan kepada warga sekitar Krembangan tentang wajibnya berpuasa sekaligus sebagai syiar kepada masyarakat bahwa sebentar lagi bulan puasa akan tiba.
“Mari kita sebagai umat Islam melaksanakan puasa Ramadhan dengan sebaik-baiknya, karena diwajibkan untuk puasa Ramadhan”, ujarnya.
Lanjut Fernanda, kegiatan Tarhib Ramadhan diikuti oleh 300 peserta dari LKSA Rumah Pintar Matahari, TPA Al-Azhar, TPA Al-Bayan, TPA Al-Huda, TPA Al-Mukhlis, PAM Achmad Dahlan, TPA At-Taqwa, TPA Al-Hadi, SMP Muven, PCA Krembangan Surabaya, TPA Al-Islam, PAM Nyai Walidah, TPA Al-Muttaqien, Rumah Tahfidz-Mu, Kwarcab HW, Tapak Suci, dan IPM.
“Tarhib Pawai Ramadhan semakin semarak ketika didepan Masjid At-Taqwa Bangunsari setiap kafilah menampilkan yel-yel kelompok masing-masing didepan juri penilai dimana diakhir acara akan diumumkan para pemenangnya”, ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krembangan Surabaya Sutikno, S.Sos. sangat mengapresiasi kegiatan Tarhib Ramadhan yang dilaksanakan oleh Angkatan Muda Muhammadiyah bekerja sama dengan Majelis Kader PCM Krembangan Surabaya.
“Kegiatan Tarhib Ramadhan benar-benar luar biasa ditengah cuaca terik para peserta pawai dari AUM Krembangan mulai dari anak-anak TPQ, TK, SD, SMP, Panti hingga Ortom tetap semangat mengikuti kegiatan tahunan dimana sempat terhenti karena Pandemi”, terangnya.
Lanjut Sutikno, kegiatan positif seperti ini supaya senantiasa berlanjut untuk menjalin silaturahmi, kebersamaan, dan keguyuban antar AUM yang menjadi kekuatan PCM Krembangan menjadikan manfaat bagi warga sekitar.
“Dakwah di PCM Krembangan tidak hanya dakwah kultural namun juga bersentuhan langsung dengan warga, disini para pemuda, NA, IPM merupakan kader-kader penerus, bagaimana dakwah tersebut mencerahkan serta bermanfaat kepada masyarakat yang akan menggantikan kami”, pungkasnya.

















