20230111_185931
20230111_185931
Shadow
Berita  

Beda Hari Raya Idul Fitri, Muhammadiyah Surabaya Serukan Saling Menghormati dan Jaga Kerukunan

120x600
banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Pimpinan Pusat Muhammadiyyah sudah menetapkan bahwa 1 Syawal 1444 bertepatan Jum’at 21 April 2023, oleh sebab itu Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya menghimbau masyarakat agar tetap saling menghormati, menjalin silaturahmi, jaga kerukunan dan jangan terprovokasi oleh derasnya pemberitaan berbedanya Hari Raya Idul Fitri.

Hal tersebut disampaikan Sekertaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah kota Surabaya Drs. Catur Anang Hutoyo saat menggelar konferensi pers pada Kamis tanggal 20 April 2023 di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jalan Wuni No 9 Surabaya.

Dijelaskan bahwa Muhammadiyah sudah menetapkan hari raya jatuh pada hari Jumat tanggal 21 April 2023. Sedang lainnya, masih menunggu hasil keputusan sidang isbat Kamis sore.

“Kita berharap bisa berhari raya sama pada hari Jumat, namun jika berbeda hari Sabtu, hendaknya kita bisa saling menghormati, menjalin silaturahmi, dan jaga kerukunan,” ungkapnya.

Catur mengakui jika beda hari raya sering dijumpai di kehidupan masyarakat dan tetap terjaga kerukunannya. Perbedaan ini lantaran metode yang digunakan Muhammadiyah berdasar metode hisab.

“Besok Jumat kita melaksanakan sholat Idul Fitri. Karena berdasar Hisab Muhammadiyah mengikuti wujudul hilal bahwa hasilnya bulan baru nampak kurang lebih 1 derajat 70 detik. Sehingga bulan sudah sungguh wujud,” sambungnya.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah kota Surabaya juga menggelar sholat Idul Fitri di 101 titik masing-masing cabang dan ranting. Sholat Idul Fitri ini akan digelar di tanah lapang, ruas jalan, maupun halaman sekolah.

“Alhamdulillah perizinan tersebut sudah kami sampaikan ke Pemkot dan Polrestabes Surabaya. Dimana tempat dan siapa saja khotibnya,” jelasnya.

Lanjut Catur, soal takbiran dihimbau warga Muhammadiyah dan simpatisan, agar takbiran dengan menggunakan sound dalam. Namun itu tergantung di masing-masing wilayah. Selain itu dia meminta agar warga Muhammadiyah tak menggelar open house terlebih dulu sampai dengan di hari berikutnya.

“Yang penting saling menghargai bagi yang belum takbiran. Karena perbedaan itu bagian dari rahmat,” pungkasnya.

banner 336x280
Penulis: YudaEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!