Surabaya, Delikjatim.com – Sebagai bentuk Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) yang didalamnya terdapat Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P-5) serta untuk menggali potensi siswa sejak dini, Sekolah Tahfidz Berkemajuan SD Muhammadiyah 29 Surabaya lebih dikenal SD Mudalan melaksanakan program Fun Day pada hari Sabtu tanggal 13 Mei 2023.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris dan Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sukomanunggal Surabaya, Majelis Dikdasmen PCM Sukomanunggal, pengawas sekolah, serta para wali murid SD Muhammadiyah 29 Surabaya.
Kepala SD Muhammadiyah 29 Surabaya Jatim MA menjelaskan, Fun Day adalah kegiatan tahunan sebagai pelaporan kepada walimurid kegiatan siswa selama satu tahun. Serta menjadi program tahunan dalam rangka promosi sekolah untuk mendongkrak PPDB tahun ajaran 2023-2024.
“Kegiatan Fun Day juga digunakan untuk menggali talenta dan potensi peserta didik SD Muhammadiyah 29 Five Days School Surabaya. Talenta dan potensi peserta didik SD Muhammadiyah 29 Surabaya yang digali yakni pada bidang non-akademik”, terangnya.
Masih dengan Jatim, kegiatan Fun Day juga sebagai wadah pembelajaran life skill, sosial dan ekonomi antar siswa. Serta sebagai wujud pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila bagi siswa-siswi kelas 1, mengambil tema “Bangga Menjadi Muslim Mudalan yang Berprestasi dan Berbudaya Santun di Indonesia”.
“Kegiatan tersebut diikuti siswa kelas satu hingga kelas tiga berjumlah 140 anak dengan memakai pakaian adat guna mengenalkan beraneka ragam budaya bangsa Indonesia”, terangnya.
“Dengan kegiatan fun day diharapkan semakin tergali potensi anak sebagai ajang melatih keberanian siswa serta sebagai pelaporan kepada wali murid anak-anaknya hafal Al-Qur’an dengan uji publik”, imbuhnya.
Sementara itu, Sekertaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah kota Surabaya Drs. Catur Anang Hutoyo sangat mengapresiasi dan bangga dengan kegiatan fun day yang dilaksanakan oleh SD Muhammadiyah 29 Surabaya.
“Bagi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya melihat kegiatan fun day sangat luar biasa dengan mengkolaborasikan penanaman nilai-nilai Pancasila”, tuturnya.
Lanjut Catur Anang Hutoyo, pengenalan budaya dengan memakai pakaian adat sangat sesuai dengan pendidikan sekolah dasar juga pengenalan tari serta adat kebiasaan masyarakat yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.
“Mudah-mudahan SD Muhammadiyah 29 Surabaya dapat diterima masyarakat luas, karena sekolah tersebut mentargetkan siswanya lulus minimal hafal lima juz”, pungkasnya.

















