20230111_185931
20230111_185931
Shadow

Komunitas Muda Mudi Surabaya Ungkap Dua Agenda Utama

120x600
banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Komunitas Muda Mudi Surabaya (KMS) menggelar rapat koordinasi (rakor) dijalan Kendangsari gang 10 nomor 4 Surabaya, Minggu (24/9/2023).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Komunitas Muda Mudi Surabaya (KMS) Zubaidullah, Ketua Yayasan Karya Muda Sejahtera (YKMS) Arief Prayogo, SSos, Sekretaris Kwarda Hizbul Wathan kota Surabaya Salman Alfarisi BMR beserta anggota KMS.

Kepada awak media, Senin (25/9/2023), Ketua Komunitas Muda Mudi Surabaya Zubaidullah menjelaskan, agenda rapat koordinasi tersebut adalah untuk menyusun rencana agenda kegiatan KMS kedepan.

“Ada beberapa agenda yang akan kami laksanakan kedepannya, diantaranya program sosial yakni pembinaan anak-anak jalanan dan terlantar yang rencananya akan bersinergi dengan LKSA Rumah Pintar Matahari, Kwarda Hizbul Wathan, Lazismu, serta Lembaga Dakwah Khusus”, paparnya.

Lanjut Cak Ubed sapaan akrabnya, tujuan mengasuh anak jalanan dapat bervariasi yakni:
1. Memberikan Kesempatan untuk Kehidupan yang Lebih Baik: Mengasuh anak jalanan bertujuan untuk memberikan mereka kesempatan untuk hidup dengan lebih baik, mendapatkan akses pendidikan, makanan, perawatan medis, dan tempat tinggal yang layak.

2. Menghindari Bahaya dan Eksploitasi: Anak jalanan sering terkena bahaya seperti kekerasan, eksploitasi seksual, dan pekerjaan anak yang berbahaya. Mengasuh anak jalanan bertujuan untuk melindungi mereka dari risiko-risiko ini.

3. Pendidikan dan Keterampilan: Tujuan lain adalah memberikan pendidikan dan pelatihan keterampilan kepada anak-anak jalanan sehingga mereka dapat memiliki masa depan yang lebih cerah dan menjadi anggota produktif masyarakat.

4. Reintegrasi dengan Keluarga: Jika memungkinkan, tujuan bisa juga mencoba untuk memulihkan hubungan anak jalanan dengan keluarga mereka, asalkan itu aman dan menguntungkan bagi anak tersebut.

5. Membantu Anak Menjadi Anggota Masyarakat yang Bertanggung Jawab: Mengasuh anak jalanan juga bertujuan untuk mengajarkan nilai-nilai dan keterampilan yang diperlukan agar mereka bisa tumbuh menjadi individu yang bertanggung jawab dan berkontribusi pada masyarakat.

“Jadi sangat penting bagi kami untuk bekerja sama atau bersinergi dengan organisasi yang kompeten dan berpengalaman dalam upaya mengasuh anak jalanan untuk mencapai tujuan-tujuan ini dengan efektif”, paparnya.

Selain kegiatan sosial, lanjut Cak Ubed, pihak KMS akan mengadakan pelatihan pengolahan limbah dan daur ulang, dalam hal ini minyak jelantah.

“Kami akan memanfaatkan limbah rumah tangga, yaitu minyak jelantah untuk dibuat barang yang bernilai lebih seperti souvernir atau sabun cuci”, terangnya.

“Untuk pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah, pihak KMS berencana akan menggandeng pelajar maupun mahasiswa”, pungkasnya. (Yuda)

banner 336x280
Penulis: YudaEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!